Minggu, 21 Agustus 2016

PEDOMAN KARTUL

                1. PENDAHULUAN
Karya Tulis Ilmiah adalah karya ilmiah yang disusun menurut kaidah keilmuan dan ditulis berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia, dibawah pengawasan atau pengarahan guru pembimbing. Kegiatan penuisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di SMP Labschool Jakarta merupakan salah satu syarat pemenuhan profil lulusan. Dengan kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pengalaman menulis ilmiah secara sederhana, berpikir runtut, dan memiliki keberanian menyampaikan pendapatnya melalui kegiatan presentasi di akhir kegiatan sebagai bentuk dari aktualisasi dari apa yang telah dikerjakannya.

Pedoman ini disusun oleh Tim Penyusun Pedoman Penulisan KTI  SMP Labschool Jakarta. Pedoman inni diterbitkan dengan tujuan memberikan tuntunan kepada siswa agar dapat dengan mudah mengikuti tahap demi tahap dalam menyesuaikan penulisan KTI sesuai dengan ketentuan yang ada pada buku panduan ini.

                2. FORMAT KARYA TULIS ILMIAH
Pedoman Penulisan KTI ini dibagi dalam tiga bagian : (1) Awal; (2) Isi; (3) Akhir.

                2.1 Bagian Awal
Bagian Awal Tugas AKhir terdiri atas:
a. Halaman Sampul
b. Halaman Pengesahan
c. Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih
d. Daftar isi
e. Daftar Tabel (Jika diperlukan)
f. Daftar Gambar (Jika diperlukan)
g. Daftar Lampiran (Jika diperlukan)

                2.1.1 Halaman Sampul
Sebagai halaman terdepan yang pertama terbaca dari KTI, Halaman Sampul harus dapat memberikan informasi singkat kepada pembaca tentang karya ilmiah tersebut yang berupa judul, identitas penulis, institusi, dan tahun pengesahan. Ketentuan mengenai penulisan Halaman Sampul dapat dilihat pada butir 3.4. Contoh Halaman Sampul dapat dilihat di Lampiran 1.

                2.1.2 Halaman Pengesahan
Halaman Pengesahan berfungsi untuk menjamin keabsahan karya ilmian atau pernyataan tentang penerimanya. Ketentuan mengenai penulisan Halaman Pengesahan dapat dilihat pada butir 3.5. Contoh Halaman Pengesahan dapat dilihat pada Lampiran 2.

                2.1.3 Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih
Halaman Kata Pengantar memuat pengantar singkat atas karya ilmiah. Halaman Ucapan Terima Kasih memuat ucapan terima kasih atau penghargaan kepada erbagai pihak yang telah membantu dalam penyusunan KTI. Sebaiknya, ucapan terima kasih atau pengharggan tersebut juga mencantumkan bantuan yang mereka berikan, misalnya bantuan dalam memperoleh masukan, data, sumber informasi, serta bantuan dalam penyelesaian KTI. Ketentuan mengenai penulisan Kata Pengantar/Ucapan Terima Kasih dapat dilihat pada butir 3.6. Contoh Ucapan Terima Kasih dapat dilihat pada Lampiran 5.

                2.1.4 Daftar Isi
Daftar Isi memuat semua bagian tulisan beserta nomor halaman masing-masing, yang ditulis sama dengan isi yang bersangkutan. Ketentuan yang menyangkut penulisan Daftar Isi dapat dilihat pada butir 3.7. Contoh Daftar Isi dapat dilihat pada Lampiran 8

                2.1.5 Daftar Tabel, Gambar, dan Daftar Lain
Daftar Tabel, Gambar, dan Daftar Lain digunakan untuk memuat nama tabel, gambar, dan sebagainya yang ada dalam tugas akhir. Penulisan nama tabel, gambar, dan sebagainya menggunakan huruf kapital di kata awal (title case). Ketentuan yang menyangkut penulisan dapat dilihat pada butir 3.14.


2.2 Bagian Isi
Isi tugas akhir disampaikan dlam sejumlah bab. Pembagian bab dari pendahuluan sampai kesimpulan ditentukan sesuai kebutuhan, atau deengan peraturan yang terdapat pada butir 3.13.

                2.3 Bagian Akhir
Bagian ini terdiri dari:
a. Daftar Referensi
b. Lampiran (jika ada)


2.3.1 Daftar Referensi
Daftar Referensi merupakan daftar bacaan yang menjadi sumber, atau referensi atau acuan dan dasar penulisan KTI. Daftar referensi ini dapat berisi buku,artikel jurnal, majalah atau surat kabar, wawancara, artikel internet, dan sebagainya. Dianjurkan agar 70% daftar referensi yang digunakan adalah buku yang berhubungan dengan tema KTI.

2.3.2 Lampiran
Lampiran meruopakan data atau pelengkap atau hasil olahan yang menunjang penulisan KTI, tetapi tidak dicantumkan di dalam isi KTI, karena akan mengganggu kesinambungan pembacaan. Lampiran yang perlu disertaka dikelompokkan menurut jenisnya, antara lain jadwal, table, daftar pertanyaan, gambar, graik, desain.


                3. PENULISAN
Penampilan/Perwajahan merupakan faktor penting untuk mewujudkan KTI yang rapi dan seragam.

3.1 Kertas
Spesifikasi kertas yang digunakan:
a. Jenis : HVS
b. Warna : Putih polos
c. Berat : 80 gram
d. Ukuran : A4 (21,5 cm x 29,7 cm )

3.2 Pengetikan
Ketentuan pengetikan adalah sebagai berikut:
a. Pencetakan dilakukan pada satu sisi kertas (single side)
b. Posisi penempatan teks pada tepi kertas: - batas kiri  : 4 cm (termasuk 1 cm untuk penjilidan ) dari tepi kertas – batas bawah : 3 cm dari tepi kertas.
c. Setiap halaman pada naskah Tugas Akhir, mulai Abstrak sampai Daftar Referensi harus diberi “auto text” pada footer dengan tulisan SMP Labschool Jakarta (Times New Roman 10 poin cetak tebal ), ditulis pada posisi rata kanan (Align Right)
d. Huruf menggunakan jenis huruf Times New Roman 12 poin (ukuran tulisan sebenarnya) dan diketik rapi ( rata kiri kanan – instify ).
e. Pengetikan dilakukan dengan spasi granda (Lne spacing = double lines).
f. Huruf yang tercetak dari printer harus berwarna hitam pekat dan seragam.

3.3 Penomoran Halaman
Penomoran Halaman tidak diberi imbuhan apapun. Jenis nomor Halaman ada 2 macam, yaitu Angka Romawi Kecil dan Angka Latin.
3.3.1 Angka Romawi kecil
a. Digunakan untuk bagian awal tugas Akhir (LIHAT BUTIR 2.1), kecuali halaman sampul.
b. Letak tengah 2,5 cm dari tepi bawah kertas.
c. Khusus untuk halaman judul. Penomorannya tidak ditulis tetapi tetap diperhitungkan dalam daftar isi
3.3.2 Angka Latin
a. Digunakan untuk  bagian isi Tugas Akhir dan bagian akhir Tugas Akhir.
b. Letak : sudut kanan atas: 1,5 cm dari tepi atas kertas dan 3 cm dari tepi kanan kertas.
c. Khusus untuk halaman pertama setiap bab, penomorannya diletakkan di tengah, 2,5 cm dari tepi bawah kertas

3.4 Halaman Sampul
 Halaman sampul KTI, secara umum, mempunyai karakteristik sebagai berikut:
a. Halaman sampul KTI (hasil) terbuat dari karton tebal dilapisi kertas linen biru tua)
b. Semua huruf harus dicetak dengan tinta kuning emas dengan spasi tunggal (line spacing= single) dan ukuran harus sesuai dengan contoh di lampiran 1.
c. Ketentuan halaman sampul:
-Diketik simetris di tengah (center)
-Judul tidak diperkenankan menggunakan singkatan. Kecuali nama atau istilah contoh : PT,UD, CV dan tidak disusun dalam kalimat tanya serta tidak perlu ditutup dengan tanda baca apapun.
- Logo Labschool: Logo Labschool UNJ dengan diameter 2,5 cm dan dicetak dengan warna emas, Judul KTI, nama, NIP, SMP Labschool Jakarta, Yayasan Pembina Universitas Negeri Jakarta, Tempat Bulan & tahun disahkannya KTI dan dituliskan dalam angka dengan format 4 digit (contoh : Januari 2013)
- Informasi yang dicantumkan pada punggung halaman sampul adalah: Nama lengkap, dan NIP siswa, judul KTI, Tahun disahkannya KTL. Informasi yang dicantumkan seluruhnya menggunakan huruf besar, dengan jenis huruf Times New Roman 12 poin, dan ditulis di tengah punggung halaman sampul (center alignment)

3.5. Halaman Pengesahan
a. Halaman pengesahan KTI ditulis dengan spasi tunggal (line spacing= single), tipe Times New Roman 12 poin sesuai dengan contoh pada lampiran 5.

3.6 Kata Pengantar/ Ucapan Terima Kasih.
a. Halaman kata pengantar atau ucapan terima kasih, secara umum, adalah sebagai berikut :
b. Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin, spasi 1,5 (line spacing=1,5 lines) dan ukuran sesuai dengan contoh pada lampiran 5.
c. Jadul kata pengantar atau ucapan terimakasih ditulis dengan Times New Roman 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar.
d. Urutan pihak pihak yang diberi ucapan terimakasih dimulai dari pihak luar, lalu keluarga atau teman.
e. Jarak antara judul dan isi kata pegantar/ ucapan terima kasih adalah 2x2 spasi

3.7. Daftar Isi
Halaman daftar isi secara umum adalah sebagai berikut:
a. Sesuai huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin, spasi tunggal (line sparing = single).
b. Khusus untuk judul tiap bab ditulis dengan tipe time new roman 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (capital)
c. Contoh dafar isi dapat dilihat pada lampiran 8.
d. Jarak antara judul dengan isi dftar isi adalah 3 spasi

                3.8. Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lain
Ketentuan penulisan Daftar Gambar Tugas Akhir secara umum adalah sebagai berikut:
a. Semua hufur ditulis dengan tipe Times New Roman 12 poin dalam spasi tunggal (line spacing = single)
b. Khusus untuk judul Daftar Gambar ditulis dengan  tipe Times New Roman 12 poin, dicetak tebal dan huruf besar (kapital)

3.9. Isi Tugas Akhir
Bagian tubuh/pokok memuat uraian/penjabaran yang dilakukan oleh penulis. Penjabaran mancakup tinjauan pustaka, metode penelitian, dan hasil serta pembahasannya. Sistematika yang dipakai dalam penulisan KTI adalah sebagai berikut:



1. PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Latar belakang menjelaskan tentang pentingnya pembahasna maslah atau alas an yang mendorong penulis untuk memilih tema/topic yang sudah dipilih. Mungkin juga berisi tentang tulisan yang sudah ada sebelumnya.

1.2 Perumusan Masalah
Tujuan penulisan adalah menjelaskan pokok-pokok atau hal-hal yang akan dikerjakan untuk memecahkan masalah. Tujuan akan memberikan arah yang lebih jelas/focus pada permasalahan yang sedang dibahas. Memberikan gambaran tentang hasil-hasil yang akan dicapai.

1.3 Tujuan
 Tujuan penulisan adalah menjelaskan pokok-pokok atau hal-hal yang akan dikerjakan untuk memecahkan masalah. Tujuan akan memberikan arah yang lebih jelas/focus pada permasalahan yang sedang dibahas. Memberikan gambaran tentang hasil-hasil yang akan dicapai.

1.4 Ruang Lingkup/Pembatasan Masalah
Memeberikan batasan tentang maslah yang sedang dibahas. Masalah yang dibahs supaya tidak melebar ke masalah-maslah lain sehingga tidak focus pada masalah yang diajukan.

1.5 Teknik Pengumpulan Data
Pada bagian ini menjelaskan tentang cara memperoleh data yang digunakan untuk memperkuat alas an dalam pembahasan maslah.

               
2. PEMBAHASAN

                1. Landasan Teori
Memaparkan tentang topik yangdibahas sesuai dengan teori-teori yang mendukung topik yang sudah dipilih. Paparan minimal dapat menjawab pertanyaa: apa?, bagaimana?, dan untuk apa topik tersebut.

                2. Analisis Interprestasi Opini
Menjelaskan maslah yang sudah dipilih berdasarkan pendapat pribadi sesuai dengan kajian teori yang sudah dipaparkan sebelumnya. Memberikan interprestasi dan pendapat-pendapat sesuai dengan kajian teori dan data-data yang sudah didapatkan sebelumnya.

                3. Ilustrasi Tabel, Gambar, dll.
Yang tergolong gambar adalah gambar, grafik, dan diagram. Ketentuan pembuatan tabel dan gambar adalah sebagai berikut.
a.       Gambar. Grafik, dan Diagram diberi nama.
b.      Penulisan nama tabel, gambar, dan lainnya menggunakan huruf besar di awal kata (title case)
c.       Tabel dan gambar ditempatlan di antara bagian teks yang paling banyak membahasnya.
d.      Tabel dan gambar sealu simetris ditengah (center) terhadap halaman.
e.      Nomor tabel dan gambar harus menyertakan nomor bab tebel dan gambar tersebut berada. Misalnya tabel 1.1 berarti tabel yang ada di bab 1. Gambar diperlukan untuk memperjelas pembahasan dan memudahkan pembaca dalam memahami maksud dari penulis.




3. PENUTUP

                A. Kesimpulan
Menjelaskan tentang analisa dari bab pembahasan secara lebih singkat. Kesimpulan adalah merupakan jawaban dari pertanyaan yang dikemukakan pada bagian pendahuluan. Kesimpulan disampaikan secara berurutan sesuai dengan pembahasan.

                B. Saran-Saran
Berdasarkankesimpulan yang sisampaikan kemudian penulis menyampaikan saran-saran untuk perbaikan. Saran-sarah tersebut sebagai solusi untuk mem

Minggu, 24 Juli 2016

1.       Tulislah pengalaman liburan kamu.
2.       Editlah tulisan dengan salah seorang teman sekelas.
3.       Kirim tulisanmu ke wijayalabs@gmail.com
4.       Posting tulisan kamu di Blog kamu.
5.       Kirim halaman Blog kamu ke wijayalabs@gmail.com

Dago Pakar
Beberapa hari setelah lebaran Fipe dan keluarganya pergi ke Bandung di malam hari karena tamu terakhir baru datang sekitar pukul 8 malam. Setelah tamu terakhir pulang mereka merapihkan kamar dan langsung ke mobil. 13 anggota keluarga menaiki 3 mobil yang berbeda. Sebelum perjalanan mereka khawatir akan terkena macet. Namun, mereka diberi rahmat Allah S.W.T jadi perjalanan berlangsung secara ramai lancar. Mereka sempat berhenti di satu “rest area”.

Sayangnya Fipe tidur sepanajang perjalanan jadi dia tidak tahu apa yang terjadi sebelum sampai di villa. Sesampainya, mereka (13 orang) memilih kamar masing-masing. Disaat yang lain sedang repot memilih kamar dan menurunkan barang-barang, Fipe duduk menonton TV sambil makan mie bersama ibunya. Keesokan harinya, Fipe dan 4 saudaranya berenang. Karena celana renangnya terlalu pendek dia menggunakan baju kaos. Setelah selesai berenang mereka pulang untuk mempersiapkan diri karena akan melaksanakan “Salat Jum’at”.

Setelah selesai salat, semua nggota keluarga berkumpul untuk membagikan uang. Fipe tidak puas dengan uang yang didapat. Walaupun begitu, dia senang karena keluarga dapat berkumpul, padahal ada beberpa orang yang tidak disukai. Beberapa jam kemudian mereka pergi ke “Rumah Mode”. Perjalanan kesana merupakan perjalanan yang tidak disukai oleh Fipe dikarenakan macet. Ternyata, mobil yang digunakan Fipe dan beberapa anggota keluarganya adalah mobil yang sampai pertama. Sesampainya, mereka pergi ke sebuah restoran dan memesan makanan.

Fipe melihat menu dan memutuskan untuk memesan “Pizza Margherita”. Sambil menunggu Fipe pergi ke toko baju untuk memilih baju/celana yang akan dibeli. Disaat sedang melihat-lihat dia bertemu dengan beberapa saudara laki-lakinya. Mereka melihat-lihat baju bersama. Fipe membeli 2 kaos, 1 kemeja, dan sebuah tempat pensil. Tidak terasa matahari sudah terbenam. Fipe dengan cepat pergi ke Mushola untuk salat ashar berjamaah karena masih ada waktu. Setelah dia salam, adzan langsung berkumandang.

Fipe langsung melaksanakan salat maghrib berjamaah. Setelah kami pergi dari “Rumah Mode” kami memutuskan untuk mencari tempat makan malam. Kami memutuskan untuk mengikuti salah satu mobil yang mengetahui tempat sekitar. Mobil tersebut mondar mandir, bolak balik, muter muter tanpa arah selama beberapa menit sampai akhirnya sampai ditempat tujuan. Kami bersama-sama turun dan makan malam bersama. Salah satu saudara Fipe turun dari mobil sambil menangis 

Hal ini disebakan karena dia ingin membeli sepatu “Adidas” yang kebetulan sempat kami lewati saat muter-muter. Kami makan dan bersyukur karena dapat membeli makanan yang enak. Sepulangnya, 2 mobil memutuskan untuk mampir ke toko “Adidas”. Ternyata, toko itu sudah tutup saat kami sampai. Fipe bisa membayangkan wajah saudara yang menagis sedang memelas. Fipe tertawa. Untungnya, disamping toko tersebut ada toko “Nike” yang masih buka. Fipe memutuskan untuk membeli sepatu.

Sesampainya di rumah Fipe dan beberapa saudaranya menonton “Transformers”. Kemudian saat film itu selesai semua orang tidur. Keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi, bersiap-siap, dan langsung menaiki mobil kearah pulang. Tentunya, liburan tidak lengkap jika tidak membeli makanan untuk dirumah, jadi mereka berhenti untuk membeli kue dan tidak lupa makan siang. Untuk pertama kalinya Fipe mencoba “es krim durian”. Fipe menyukainya. Perjalanan pulang pun dilanjutkan.

Tiba-tiba tidur Fipe terganggu dikarenakan dia kebelet pipis. Mobil langsung berhenti di “rest area”. Setelah selesai, mereka pulang dengan senag karena jalan tol tidak terlalu macet.


Nama : Rafi Prayoga Anugrah
Kelas :8F
Editor : Muhammad Daffa Athaya.









Minggu, 20 Maret 2016

Eksul KIR
K
elompok ilmiah remaja (disingkat KIR) adalah kelompok remaja yang melakukan serangkaian kegiatan yang menghasilkan karya ilmiah. KIR merupakan kegiatan ekstrakurikuler di SMP, SMA, SMK, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, maupun pondok pesantren. Ekstrakurikuler ini merupakan organisasi yang sifatnya terbuka bagi para remaja yang ingin mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan, dan teknologi pada masa kini maupun masa yang akan datang.

Youth Science Club (disingkat YSC) awalnya dibentuk bagi remaja yang berusia 12-18 tahun oleh UNESCO pada tahun 1963, tetapi pada tahun 1970 batasan usia tersebut diubah menjadi 12-21 tahun. Di Indonesia, Youth Science Club dikenal dengan nama Kelompok Ilmiah Remaja yang terbentuk atas inisiatif remaja Indonesia itu sendiri. Pembentukannya diawali pada tahun 1969 saat koran Harian Berita Yudha membentuk Remaja Yudha Club (RYC). Selanjutnya, setelah difasilitasi oleh LIPI dan mengalami perkembangan, maka Remaja Yudha Club berubah menjadi Kelompok Ilmiah Remaja. Istilah ini masih digunakan hingga saat ini, dan masih aktif dilaksanakan di berbagai sekolah di seluruh Indonesia seperti Labschool.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sikap ilmiah, kejujuran dalam gejala alam yang ditemui dalam dengan kepekaan yang tinggi berdasarkan metode yang sistematis, objektif, rasional, dan berprosedur. Sehingga kegiatan tersebut dapat memberikan kompetensi pengembangan diri dalam kehidupan.

Selain itu KIR memiliki manfaat untuk sekolah yaitu:
-Memberikan nilai tambah dan keunggulan kompetitif bagi sekolah.
-Meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan dan pengembangan sekolah.
-Memeperluas hubungan kerjasama dengan instansi lainnya.
-Meningkatkan situasi dan kondisi sekolah yang kondusif dalam belajar.
-Menambah fungsi sekolah sebagai tempat pengembangan riset atau penelitian.

                   
                   

Nama        : Rafi Prayoga Anugrah (27)
Kelas         : 7E
Pemeriksa : Osmar Zidane
Pra Saksi yang Tidak Berguna

Pada tanggal 2 Februari 2016 SMP Labschool Jakarta kelas 7 dipanggil ke teater kecil untuk persiapan Pra Saksi. Murid murid kelas 7 yang dicintai dan dibanggakan dibagi menjadi beberapa kelompok. Pembagian kelompoknya dilakukan secara acak namun berdasarkan jenis kelamin. Saya kebagian kelompok 1. Pada saat berbaris di teater, saya duduk dipaling belakang. Kami dijelaskan struktur acara SAKSI. Setelah itu, kami diberi tahu apa saja yang harus dibawa pada tanggal 3 Februari 2016. Acara untuk tanggal 3 -02-16 adalah pembuatan vandel, tongkat, PBB,dll.
Pada saat dijelaskan motif tongkat dan vandel, kami ditugaskan untuk menggambar desain tersebut. Pada saat saya menggambar, wajah saya dipukul atau mungkin tidak sengaja terpukul) dengan kertas yang digulung. Pelaku kejahatan tersebut adalah seorang wanita dari OSIS yang berhijab. Tidak hanya itu, kaki saya juga sempat ditendang (terinjak?). Mungkin mereka berusaha untuk menghentikan saya dari menggambar desain secara detil. Setelah itu, kami memutuskan ketua, wakil, siapa yang membawa apa, model, dan narrator.
Keesokannya kami datang pagi-pagi untuk lari pagi. Alhamdulillah ternyata hujan. Tapi saya tetap dimarahin karena telat 10 menit. Kami lari pagi ke auditorium untuk mendapat hidayah dan materi dari Pak Arief Rahman. Lalu kami berlatih PBB. Karena hujan kami berlatih di halma. Hujan berhenti, kami berlari ke lapangan SMA dan berlatih. Hujan tiba lagi, kami kembali ke halma. Hujan berhenti, kami kembali ke lapangan SMA dan berlatih PBB walaupun hujan. Setelah kami PBB, kami istirahat. Setelah istirahat, kami membuat vandel. Beberapa saat kemudian setengah dari sebuah kelompok dipanggil untuk mengecat tongkat.
Bel berbunyi dan kami salat zuhur. Setelah salat, kami melanjutkan pembuatan tongkat dan vandel dan setelah itu boleh pulang. Saya mengorbankan 2 kuas yang baru saya beli pada hari itu. Pada tanggal 4-02-16 saya sakit. Sakit DBD. Suhu tubuh saya tinggi. Saya tidak masuk Pra Saksi hari ke 2. Saya tidak mau ikut SAKSI dengan adik kelas. Saya tidak ikut SAKSI. Saya sedih.
.

Nama        : Rafi Prayoga Anugrah (27)
Kelas         : 7E
Pemeriksa : Osmar Zidane

Minggu, 06 Maret 2016

Pelantikan Pramuka
Pada tanggal 27-02-16 SMP Labschool Jakarta mengadakan Pelantikan Pramuka. Sayangnya ada beberapa informasi yang mendadak. Namun, saya berhasil membawa semua hal yang harus saya bawa. Karena kami harus membawa makanan sendiri dari rumah, kami membeli Mc Donald dulu sebelum pergi ke sekolah. Saya kebagian dalam tronton 2. Pada saat perjalanan kami berbagi makanan dengan baik, tidak berebutan sama sekali. Pada saat kami sampai kami disambut oleh 2 ekor kuda dan seekor kerbau. Saya sempat didorong oleh manusia tidak jelas saat ingin turun dari tronton.
Kami dipanggil untuk berbaris seuai regu di sebuah lapangan. Kami disuruh menaruh tas dan mengiisi soal yang diberikan. Setelah semua regu mengumpulkan soal, kami dipandu ke pos 1 yaitu hafalan trisatya dan dasa darma. Setelah kami selesai kami berjalan k epos 2 yaitu materi semaphore. Lalu kami pergi ke pos 3 yaitu pembuatan tandu. Ketua regu saya marah marah ke 2 anggota regu karena “tidak melakukan apa-apa”. Ironisnya dia sendiri tidak melakukan apa apa. Setelah itu kami pergi ke pos 4 untuk menggotong salah satu anggota sambil menghindari rintangan.
Lalu kami pergi ke lapangan untuk berlatih PBB. Setelah itu kami mengisi soal lagi. Saya membantu mengisi soal sambil makan es krim. Saya tidak suka es krimnya. Lalu saya shalat zuhur jamak qasar. Lalu saya makan makanan yang saya beli tadi pagi di Mc Donald. Setelah itu kami mengumpulkan SKU ke ketua kelompok dan berlatih untuk upacara pelantikan. Setelah upacara, kami dibagikan SKU nya. Tapi, kelompok kami SKU nya tidak ada yang ditanda tangani. Kata pak Dedi   saya bisa mengambilnya setelah ditanda tangani  lusa.
Kami pulang dan orang orang di tronton kami berkata buruk pada orang orang yang melihati kami. Kami sampai di sekolah pada pukul 16:30. Karena saya belum dijemput saya membeli makanan terlebih dahulu. Lalu saya pulang.


Nama : Rafi Prayoga Anugrah
Kelas : 7E
Pemeriksa : Osmar Zidane